6 Penyebab Terjadinya Kegagalan Dalam Bisnis

Dengan begitu, risiko kegagalan dalam bisnis akan berkurang dan keuntungan pun akan segera datang. Jika perencanaan bisnis tidak dipikirkan dengan matang, hal ini akan berdampak langsung pada kegiatan operasional bisnis yang mengakibatkan kegagalan bisnis atau bahkan pailit. Setelah merenungkannya, Anda akan mendapatkan jawaban yang bisa dijadikan pembelajaran untuk usaha berikutnya. Tidak cepat dan mudah memang dalam mendapatkan jawabannya, butuh waktu.

Dan ketika penjualan sedang menurun, mereka hanya mengeluh dan tidak melakukan sesuatu yang berarti untuk meningkatkan penjualan. Contohnya, pengusaha Jack Ma yang lahir dari keluarga tidak mampu dan sekarang menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Bagi Anda yang sedang melewati masa sulit dalam berbisnis, bersabarlah. Sekalipun Anda sampai mengalami kegagalan, berusahalah untuk melaluinya dengan lapang dada. Menjadi pebisnis yang berpengalaman tentu saja bukanlah hal yang mudah karena hal ini dicapai dengan berbagai trial and error sehingga menemukan method yang tepat untuk membangun bisnis yang baik. Kebanyakan orang, ketika akan memulai bisnis cenderung langsung menentukan target awal yang terlalu besar tanpa perhitungan.

Beberapa indikasi kalau ekspansi bukan langkah yang tepat antara lain ketidakmampuan memenuhi kebutuhan pelanggan dan pegawai mengalami kesulitan mengikuti tuntutan produksi. Saat Anda gagal dalam usaha, berarti Anda belum cukup bekerja keras dalam mengembangkan usaha. Orang yang sudah sukses pasti memiliki jam kerja yang lebih banyak dari rata-rata orang bekerja pada umumnya.

Seperti pepatah, pengalaman merupakan guru terbaik untuk belajar. Bila tidak melakukan riset, wirausahawan tidak akan tahu apakah produknya mendapat respon yang baik dari masyarakat atau tidak. Selain dari itu, tanggung jawab akan berjalannya bisnis tersebut tidak mungkin dimiliki oleh partnernya. Kedua, penghasilan yang diperolehnya hanya jika terjadi penjualan produk. Makanya, untuk menjalankan bisnisnya, beliau mencari companion yang siap menjual produknya di pasar semi tradisional yang ada di kotanya. Solusinya adalah jangan terlalu cepat mengambil keputusan untuk menambah beban saat bisnis Anda baru tumbuh.

Setiap pengusaha perlu menemukan cara untuk berurusan dengan penutupan bisnis tanpa ditentukan kegagalan sebelumnya adalah satu-satunya cara untuk maju dan memulai tantangan baru. Sering dikatakan bahwa lebih dari separuh bisnis baru, gagal di tahun pertama. Hanya sekitar 30 persen dari bisnis baru yang gagal di dua tahun pertama, 50 persen di tahun kelima, dan sixty six persen selama 10 tahun pertama. Hanya 25 persen yang berhasil meneruskan bisnis hingga 15 tahun ke atas. Untuk melayani pelanggan Anda dengan baik, Anda harus fokus pada kualitas, pengiriman dan tindak lanjut. Menolak sebuah bisnis, terkadang Anda bisa mendapatkan uang lebih banyak secara keseluruhan.

kegagalan dalam bisnis

Hal tersebut juga nantinya akan menentukan apakah usaha atau bisnis yang Anda miliki tersebut tidak, atau layak untuk kemudian dijalankan. Siapa yang tak tergiur melihat rekening di financial institution membengkak akibat keuntungan bisnis yang berlipat? Hati-hati, konon banyak pengusaha pemula yang akhirnya gulung tikar hanya karena tidak tahan untuk tidak menghabiskan uang hasil keuntungan tersebut. Pisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha agar tidak tergoda untuk menghabiskannya.

Padahal parameter inner dan eksternal belum dipetakan dengan baik, tapi sudah berani memasang target terlalu tinggi. Jika Anda sudah memiliki rencana bisnis serta langkah praktis program kerja, maka pastikan Anda untuk mengikutinya? Rencana tidak akan berarti apa-apa jika Anda tidak mengikutinya. Tidak peduli apa jenis bisnis yang Anda jalankan, Anda jelas membutuhkan rencana bisnis dengan tujuan yang jelas.

Itu mempengaruhi aspek seperti biaya, akses ke pasar, dan akses ke sumber daya. Misalnya, memilih lokasi di pusat kota membuat bisnis anda menanggung biaya sewa yang mahal, mengharuskan bisnis anda untuk menghasilkan pendapatan yang tinggi untuk menutupinya. Di Amerika Serikat, misalnya, sekitar 75%-80% bisnis baru bertahan di tahun pertama pembukaannya. Atau dengan kata lain, sekitar 20%-25% bisnis baru gagal selama dua tahun pertama pembukaan mereka.