Pentingnya Memiliki Tujuan Hidup Yang Tepat

Keduanya, perencanaan induk dan perencanaan komprehensif, mempunyai kesamaan dalam sifat produk akhir rencana yang jelas, rinci, end-state, tidak fleksibel—seakan masa depan sangat pasti. 2) Pada umumnya perencanaan mannequin ini dilakukan bersifat perorangan, namun tidak menutup kemungkinan bersifat kolektif atau kelompok dengan asumsi kepentingan individu menyesuaikan kepentingan kelompok. Perencanaan memantapkan tujuan-tujuan yang ingin dan harus dicapai, yang perkembangannya dapat diukur dan dievaluasi. Untuk mengetahui seberapa jauh tujuan telah dapat dicapai, maka diperlukan pedoman yang jelas, dapat diukur, dapat dievaluasi setiap saat, oleh siapa pun, dan sesuai patokan yang telah ditetapkan. Tersedianya acuan tertulis yang dapat digunakan untuk pelaksanaan program. Dengan adanya acuan tertulis, diharapkan dapat mencegah terjadinya salah pengertian dan dapat dikaji ulang setiap saat, sejak sebelum, selama, dan sesudah program dilaksanakan.

Pada tahun 1999, Fortune Magazine mengungkapkan bahwa 70% strategi gagal dikarenakan proses eksekusi yang buruk. Kemudian tahun 2003, Fortune Magazine kembali menyatakan bahwa kurang dari 10% strategi dieksekusi dengan efektif. Hal ini menunjukkan bahwa penetapan indikator yang berkualitas saja tidak cukup, butuh kesadaran diri dalam mengawal eksekusinya. Pekerja yang terampil dan efisien dapat menyelesaikan tugas hariannya lebih cepat dan tidak menyisakan pekerjaan untuk diselesaikan melalui lembur. Dengan demikian, perusahaan tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk membayar upah lembur.

Pernyataan Visi dan Misi yang jelas dan mudah dipahami membantu perekrutan dalam beberapa cara. Membuat Visi dan Misi tidak hanya untuk publik dan karyawan eksternal tetapi juga mengkomunikasikannya kepada para kandidat budaya yang akan mereka terapkan pada lingkungan kerja. Saat kamu menetapkan tujuan dalam hidup, maka saat itu juga kamu akan menggali hasrat terdalam dari diri kamu.

Pentingnya suatu tujuan

Perencanaan strategis adalah fungsi kunci dari manajemen organisasi yang membantu menetapkan prioritas, mengalokasikan sumber daya, dan memastikan bahwa setiap orang bekerja untuk mencapai tujuan dan sasaran bersama. Namun, agar perencanaan strategis menjadi efektif, ada dua alat penting yang dibutuhkan – pernyataan visi dan misi organisasi. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien.

Ini adalah proses menyatukan sumber daya fisik, keuangan dan manusia dan mengembangkan hubungan yang produktif di antara mereka untuk pencapaian tujuan organisasi. Manfaat kelima, mengetahui tugas seorang pemimpin dan anggota dalam suatu organisasi. Manajemen merupakan suatu aktifitas yang berhubungan antara aktifitas satu dengan aktifitas lainnya.

Untuk itu kreatifitas kita dalam memilih gaya berkomunikasi sangat menentukan terhadap penyelesaian konflik dan tentu pada akhirnya adalah tercapainya tujuan organisasi. Berdasarkan hal tersebut di atas, sistem dapat pula dilihat merupakan suatu alur inpu-proses-output dalam suatu lingkungan tertentu. Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa sistem merupakan suatu kesatuan menyeluruh yang didalamnya terdapat prosedur dan komponen yang saling berhubungan dan saling bergantung dalam suatu jaringan kerja untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sebuah sistem dapat juga dikatakan suatu kesatuan yang memiliki stabilitas untuk menerima input lalu memprosesnya dan akhirnya menghasilkan suatu output. Sistem adalah suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu tujuan tertentu.